Rabu, 23 Mei 2012

Kegunaan Sosiologi Pertanian


Kegunaan Sosiologi Pertanian

  • Menjelaskan hubungan sesama manusia dan perilakunya
  • Meneliti aturan, fungsi kelompok/organisasi sosial
  • Menemukan tenaga pendorong, mekanisme dan proses perubahan sosial danlain sebagainya
  • Mengumpulkan secara sistimatis atau secara bermakna tentang keterangan-keterangan mengenai masyarakat pedesaan dan masyarakat yang berprofesi sebagai petani dan menelaah hubungan-hubungannya.
  • Mengambil lukisan seteliti-telitinya tentang tingkah laku, sikap, perasaan, motif dan kegiatan-kegiatan petani yang umumnya hidup dalam lingkungan pedesaan
  • Meperbaiki kehidupan masyarakat pedesaan dan pertanian pada khususnya.
Planck (1993:9)
Penduduk desa mencari penjelasan mengenai proses sosial di pedesaan dan menuntut pembaharuan untuk masa depan. Petani mengharapkan sosiologi pertanian dalam usahanya menemukan suatu sandaran baru.
Sosiologi pertanian harus memberikan data mengenai struktur pedesaan, mengenai kecenderungan perkembangan sosial, mengenai penyakit dalam masyarakat dan keadaan darurat, mengenai harapan dan tuntutan sosial mereka dalam perencanaan tata ruang.
Sumbangan sosiologi pertanian dalam politik kemasyarakatan memang
masih terbatas.
Sosiologi Pertanian dapat membantu pengambilan keputusan-keputusan yang dibuat dengan cara:
• Menjelaskan definisi, obyek dan indikator sosial
• Menjelaskan hubungan sesama manusia dan perilakunya
• Meneliti aturan, fungsi kelompok/organisasi sosial
• Menemukan tenaga pendorong, mekanisme dan proses perubahan sosial dan lain sebab bahan sosial dan lain sebagainya

Reaksi:

0 komentar:

Poskan Komentar